Bertahun-tahun kemudian, ayah Ena, seorang pemerkosa yang ditangkap ketika Ena masih kecil, kembali ke rumahnya. Ena tidak bergembira atas pertemuan kembali mereka, malah mengundangnya masuk dengan perasaan campur aduk. Rasa jijiknya semakin bertambah ketika ayahnya terus-menerus menyentuh tubuhnya, memperlakukannya seolah-olah dia masih anak-anak. Dan ketika melihat pakaian Ena yang seperti pakaian laki-laki, ia menjadi cemas dan mencoba mengajarkan Ena kenikmatan kewanitaan melalui seks… [Diproduksi dan hak ciptanya dimiliki oleh K.M. Produce Co., Ltd.]