◆Sang putra sangat marah pada ibu tirinya, Fumika. Ia tak bisa melupakan kulit ibu tirinya yang transparan! Sang putra mengintipnya saat mandi! Ia menyelinap ke kamar tidurnya di tengah malam dan masturbasi sambil berfantasi tentang ibu tirinya! Ia menyatakan cintanya kepada ibu tirinya setelah minum! Sang putra memohon seks oral padanya. Dan kemudian tindakan terlarang berupa penetrasi! Ia tahu itu salah, tetapi ia tak bisa mengendalikan diri dan melampaui batas kendali dirinya, mendekati ibu tirinya, Fumika, dan melakukan hubungan seks terlarang!